Pengajian dan Buko Basamo Ramadhan 2010

Semarak dan ghirah keagamaan selama Ramadhan di perantauan ini ternyata tidak kalah dengan apa yang kita biasa rasakan di kampung halaman. Buko basamo, tarawih dan pengajian diadakan setiap hari Sabtu membantu mengobati kerinduan berpuasa di tengah keluarga nan jauh di mata.

Buko puasa bersama pertama diadakan di rumah uda Mustafa Sabaruddin dan Mbak Rini di Vermont South. Alhamdulillah, banyak sekali yang datang. Makanan berlimpah dan semuanya enak-enak. Sehabis iftar dan shalat Maghrib berjamaah, semua mendengarkan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustads GunGun Syihabuddin. Sesudah ceramah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan obrolan santai dan ditutup dengan shalat Isha dan Tarawih berjamaah. Sehabis shalat ternyata masih banyak yang bertahan dan melanjutkan obrolan santai sampai larut malam.

Buko puasa kedua diadakan di rumah uni Rasni Henenberg di Camberwell. Yang ini sangat istimewa sekali karena ada gulai pucuk ubi sama kolak durian. Dimana beli pucuk ubinya Uni? Seperti pada buko bersama yang pertama, pak GunGun kembali memberi tausiah untuk menambah keimanan kita.

Buko puasa yang ketiga mengalami perubahan dari rencana semula. Dari bincang-bincang kami dengan saudara-saudara kita dari Sulit Air Sepakat (SAS), timbullah ide untuk mengadakan buka bersama dengan IKMSM. Niat baik ini dimudahkan Allah, sehingga gedung SAS di Laverton menjadi sesak sampai-sampai sebahagian harus shalat di luar di tengah dinginnya udara Melbourne pada malam hari. Pengajian dan buko bersama gabungan ini diisi oleh ustadz Aep Saefulloh dari Al Azhar University di Kairo. Beliau juga mengimami shalat Isha dan Tarawih pada malam itu.

Buko puasa ke empat dan terakhir insya Allah akan diadakan hari Sabtu ini (3/9) di rumah uni Ina dan uda Ahmad Rum, penasehat Minang Saiyo Melbourne yang beralamat di 4 Lisa Court, Noble Park. Selain buko puasa ini, pada hari sebelumnya, Jumat (2/9) warga Minang Saiyo juga bahu membahu menyediakan makanan untuk Iftar di Masjid Westall.

Semoga puasa kita, shalat kita, tilawah kita, zakat sadaqah kita dan semua amalan kebaikan kita selama bulan Ramadhan ini diterima oleh Allah dan Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda dan mengangkat kita ke derajat orang-orang yang bertaqwa, amin.

Mengingat Kembali Masa Awal da'wah Rasulullah S.A.W

Pengajian Bulan July dengan Ustadz Muhammad Yahya

Mengingat Kembali Masa Awal da'wah Rasulullah S.A.W

Kali ini kita mencoba untuk mengingat kembali masa da’wah Rasulullah di Makkah dan yang nantinya diakhiri dengan peristiwa isra mi’raj.

Pada awal masa da’wah 10 tahun pertama di Makkah, Rasulullah melakukannya secara Gradual yaitu sedikit-sedikit orang masuk Islam dan Punishment secara terus-menerus yaitu cobaan selalu yang dialami Rasulullah dalam melakukan da’wah.

Kita lihat peristiwa pertama yang dialami Rasulullah, yaitu ketika melakukan da’wah di bukit safa. Datanglah Abu Jahal memaki-maki Rasulullah dengan perkataan yang sangat kasar sehingga Rasulullah sangat dipermalukan pada saat itu dan terlebih lagi Abu Jahal memukul Rasulullah hingga berdarah. Ini peristiwa yang sering dialami Rasulullah, sampai suatu saat ketika Rasulullah pulang kerumah dengan rambut berdarah-darah, Fatimah menangis dan Rasulullah berkata “La tarjia ibnaka fa innallaha naa firun alal aziz” jangan menangis wahai anakku, sasungguhnya Allah menjadi penolong ayahmu.

Tausiyah Ust. Yahya: Kisah Paman Rasulullah - Abu Lahab

Pengajian Tanggal 10-04-2010 bertempat di Altona Meadows

Tausiyah dari Ustadz Muhammad Yahya.

Kisah Paman Rasulullah S.A.W Abu Lahab.

Sungguh akan sangat mulia kepada orang2 yang berkumpul dengan tujuan untuk mencari ridho Allah, terlebih apabila bersama2 membaca dan mengkaji Al-Quran. Di riwayatkan dari Abu Hurairah r.a , Rasulullah s.a.w berkata “Tidaklah beruntung dari suatu kaum dirumah dari rumah-rumah Allah S.W.T mereka membaca kitab Allah, mereka bertadarus mentadaburi diantara mereka kecuali Allah turunkan kepada mereka ketentraman, kedamaian dan Allah liputi dengan kasih sayang dan malaikat melingkupi dia dan Allah menyebut mereka disisiNya.” H.R. Muslim.

Kajian pada kali ini adalah kisah tentang paman Rasulullah S.A.W yaitu Abu Lahab. Allah telah menceritakan tentang Abu Lahab dalam Al-Quran pada surat Al-Lahab sebagai orang yang selalu berupaya untuk menghalangi da’wah Rasulullah. Paman dari Rasulullah ini selalu memusuhi Rasulullah dan terlebih selalu mencoba untuk mencelakai Rasulullah.

Pengajian bulan April 2010


Pengajian oleh ustadz Mokhammad Yahya, Imam Komunitas Muslim Indonesia dan Kedua dari Ustadz dr Jazil Karimi (dokter spesialis penyakit dalam) sangat menarik. Ustad Yahya memulai dengan pemaparan surat al lahab dan beliau menjelaskan panjang lebar dari makna surat al lahab tersebut dan hikmah yang dapat dipetik oleh umat manusia dari pelajaran Abu lahab (bapaknya lidah api).